<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Spektral on UV Curing China</title>
		<link>http://uv-curing-china.com/id/tags/spektral/</link>
		<description>Recent content in Spektral on UV Curing China</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 10:11:42 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://uv-curing-china.com/id/tags/spektral/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Puncak spektrum lampu UV berada pada 365 nm.</title>
				<link>http://uv-curing-china.com/id/posts/uv-lamp-spectral-peak-365nm/</link>
				<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 10:11:42 +0800</pubDate>
				<guid>http://uv-curing-china.com/id/posts/uv-lamp-spectral-peak-365nm/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://uv-curing-china.com/images/09923ce49e22d0dee2d50917b93c7524.png&#34; alt=&#34;Puncak spektrum lampu UV berada pada 365 nm.&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Reaktor fotokimia skala laboratorium membutuhkan lebih dari sekadar cahaya UV saja—mereka juga membutuhkan kontrol spektral yang tepat. Saat melakukan reaksi yang dikendalikan oleh cahaya UV, panjang gelombang yang tidak diinginkan akan menjadi “gangguan” yang merusak tingkat repetibilitas reaksi tersebut. Sumber cahaya berspektrum luas akan menghasilkan foton-foton di berbagai panjang gelombang, sehingga foton-foton tersebut tidak dapat digunakan untuk memicu reaksi yang diinginkan. Solusinya adalah menggunakan lampu UV khusus yang dirancang untuk menghasilkan cahaya pada panjang gelombang 365 nm saja.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
